Surat untuk Dirimu di Masa Depan: Jangan Sampai Menyesal Menunda Panggilan ke Baitullah
Bayangkan dirimu 20 tahun dari sekarang.
Fisik mungkin mulai melemah, kaki tak lagi kuat berdiri lama untuk mengantre atau berjalan jauh, namun rindu ke Baitullah baru mencapai puncaknya. Pertanyaannya: Apakah kamu ingin berangkat saat tenaga sudah tersisa sedikit?
Kita harus menyadari bahwa ibadah Haji dan Umroh adalah ibadah fisik. Tawaf, Sa'i, hingga Wukuf membutuhkan raga yang prima. Menunggu 'siap' secara finansial memang perlu, tapi menunggu 'siap' secara usia adalah sebuah risiko besar. Karena pada hakikatnya, usia tak pernah menunggu kesiapanmu.
Ingatlah janji-Nya: "Allah tidak memanggil yang sudah mampu segalanya. Allah justru akan memampukan hamba-Nya yang berani mengetuk pintu-Nya dengan niat tulus." Satu langkah niatmu hari ini, akan Allah balas dengan seribu jalan kemudahan yang tak terduga.
Jangan biarkan rindu ini hanya berakhir menjadi mimpi di masa tua.
Berikan komentar "SETUJU" jika Anda ingin Allah mudahkan jalan ke Tanah Suci. Atau, jangan ragu untuk DM kami sekarang untuk mulai merencanakan undangan Allah bagi Anda.

Posting Komentar untuk "Surat untuk Dirimu di Masa Depan: Jangan Sampai Menyesal Menunda Panggilan ke Baitullah"